Rabu, 15 Februari 2012

“ AL-LUBAB” ‘Ala Thoriqil Barqi Fi Ta’allumil Kitab ( QUANTUM READING BOOK) Cara Cepat Membaca Kitab 6 Jam Langsung Praktek “


oleh : Ustadz Ahmad Fahruddin
(mantan Lurah Desa Jungpasir)

Bagi sebagian santri ataupun murid di sekolah pelajaran Nahwu shorof adalah satu pelajaran yang diangggap momok karena kadar kesulitannya . Setiap kali mendengar kata itu pasti konotasinya yang terbersit adalah hafalan , baik yang berupa nadhoman,natsar, tasrifan atau sekedar ringkasan . Padahal ilmu Nahwu shorof tersebut sangatlah penting sebagai alat untuk membaca atau mempelajari kitab kuning yang menjadi menu wajib di pondok pesantren dan juga madrasah-madrasah.

“ Itulah awal mula dari kegundahan hati saya melihat saat ini banyak anak-anak yang enggan mempelajari ilmu nahwu shorof karena mereka anggap rumit dan sulit. Dari itulah terbersit di pikiran saya untuk membuat suatu metode pembelajaran ilmu nahwu shorof itu agar lebih mudah sehingga mereka yang akan mempelajari tidak merasa takut tidak bisa. Alhamdulillah dari 15 tahun lebih menjadi pengajar ditambah denga bekal saya ngaji di pondok pesantren saya pun bisa membuat metode baru yang kami tulis menjadi buku yang kami beri judul “ AL-LUBAB” ‘Ala Thoriqil Barqi Fi Ta’allumil Kitab ( QUANTUM READING BOOK) Cara Cepat Membaca Kitab 6 Jam Langsung Praktek “ kata beliau pak den biasa disebut.

methode ini bagus terutama bagi santri, pelajar dan mahasiswa apalagi bagi para santri yang sudah lama tidak mengaji dan lupa dengan ilmu nahwu-shorof, begitu kata mas fidhin dan pak ir yang telah melihat langsung prosesi pembuatan audio vidio methode ini, dengan durasi sekitar 3 jam seseorang sudah diajak menjelajahi dasar-dasar ilmu nahwu-shorof, inya Allah sekitar 1 bulan ke depan cd methode ini akan diedarkan.

sudah banyak yang mengakui bagusnya metode ini, terbukti banyaknya permintaan presentasi langsung dari methode ini, baik dilingkungan pondok pesantren, madrasah, kampus bahkan individu, misal pada bulan januari kemaren beliau diundang sampai ke luar jawa yaitu pulau sumatra,
meski demikian, banyak penolakan dan sikap apriori dan mengatakan imposible terhadap methode ini terutama dari sebagian santri di desa ini, entah apa motifnya.
lepas dari semua itu, kita harus memberikan apresiasi baik terhadap methode ini karena untuk penyelamatan dan pengembangan ilmu nahwu-shorof dan menggugah kembali para mantan santri untuk kembali mempelajari ilmu ini.

semoga bermanfa'at, Wallahu A'lam.

3 komentar:

  1. assalamualaikum...
    ustadz.....bagus sekali ustadz...saya lihat video nya ustadz di youtube....ingin sekali saya belajar nahwu lbih dalam lagi

    mau tanya...kalau mau beli buku atau cd nya dimana ustadz...

    ???
    wassalam.

    BalasHapus
  2. assalamu'alaikum ustadz
    bukunya sudaha ada di toko buku atau belum, kalo sudah di toko buku mana? saya beli?

    BalasHapus
  3. assalamu'alaikum
    saya tertarik metodenya, di mana saya harus dapatkan bukunya ?

    BalasHapus